Istighfar meniti bibir-bibir yang semakin kelu dengan hakikat amal iman...
mati dengan duniawi terbawa umpama diri yang hilang tujuan...
mereka disekeliling umpama batu dan angin yang menyapu dan menghilang tanpa nafas yang membeku...
terkadang termenung di jambatan tinggi merenung kabus putih suci degil dengan kepanasan mentari...
begitu juga diri,sangat alpa dan makin tersasar dengan tapak yang gugur tanpa makna tersendiri...
atas dasar nilai budi ingin berbakti...
mencuba membina tapak seutuh mungkin....
bertahun dicari keserasian jiwa hati nurani...
usainya membeku namun dek mentari panas mencairkan ego dihumban jauh ketengah alam...
hampir suku dekad berfikir dan mencari solusi diri...
mengorak langkah ukhwah Idealist individual hakiki...
cuba diterapkan dengan hak batil kehidupan..
AZAN SUBUH BERKUMANDANG...
BANGKITLAH DENGAN HELA NAFAS YANG BARU....
DOAKAN KAMI...
40% SUDAH DISELESAIKAN KINI...
MOHON DOA....
Tiada ulasan:
Catat Ulasan